Hari Ketujuhbelas – Menjelajahi Taman di Stockholm

Biasanya setiap waktu makan siang, aku ngumpul sama beberapa temenku dari track epidemiology. Trus pas hari apa gitu, kita iseng bikin rencana buat jalan-jalan pas weekend ini. Nah, di Stockholm kan apa-apa mahal, ya, termasuk tempat hiburan juga. Mangkanya saat itu juga aku langsung nyari apa aja (hiburan) yang bisa dilakukan di Stockholm dan GRATIS! 😛 hehehehe… akhirnya ketemulah halaman ini. Tadinya kita mau pergi ke HellasgĂ„rden karena di situ bisa berenang dan salah satu temen kita bisa bahasa Yunani (ga ada hubungannya sih emang). Tapi terus temen kita yang lain nyaranin supaya kita ke KungstrĂ€dgĂ„rden aja karena pemandangannya bagus. Yoweslah…

Buat ke KungstrĂ€dgĂ„rden, dari dorm ku sebenernya tinggal naik T-bana line biru aja yang ke arah KungstrĂ€dgĂ„rden station trus turun di situ. Tapi karena temen-temenku dateng dari arah yang berbeda, akhirnya kita janjian di T-centralen. Pas kita sampe di KungstrĂ€dgĂ„rden station, ternyata ada 3 temen lagi yang belum nyampe, jadilah kita jalan2 duluan…

Karya seni di KungstrÀdgÄrden station

Karya seni di KungstrÀdgÄrden station

Edisi nyobain tongsis. Dari atas ke bawah: percobaan pertama, kedua, dan ketiga. Itu yang kedua latarnya kawinan orang, btw :P

Edisi nyobain tongsis. Dari atas ke bawah: percobaan pertama, kedua, dan ketiga. Itu yang kedua latarnya kawinan orang, btw 😛

Pemandangan di sekitar KungstrÀdgÄrden

Pemandangan di sekitar KungstrÀdgÄrden

Beberapa saat kemudian, temen kita yg lain lagi dateng dan kita pun cabs ke tempat berikutnya yaitu… DjurgĂ„rden! (Taman lagi. mumpung masih banyak sinar matahari :P) daaaan… yang paling bikin aku seneng adalah karena kita ke sana naik… TRAM! WOW! seumur hidup baru kali ini aku naik tram! (okeh biasa aja keleus lis :P) 

Aku lupa nama haltenya apa. Hamngatan, gitu? Pokoknya tramnya line 7 (apa cuma ada 1 line ya?) trus mestinya kita turun di DjurgĂ„rdsbron, tapi kita malah keterusan sampe Halte Liljevalchs/Gröna Lund. Jadi akhirnya kita jalan deh. Tapi gapapa juga sih, karena kita jadi bisa liat-liat pemandangan, dan aku jadi tau lokasinya Gröna Lund, Skansen, Biologiska Museet, Nordiska Museet, dan Vasa Museet. Lucunya, kita malah ga nyadar waktu jalan itu kalo sebenernya kita udah masuk bagian dari DjurgĂ„rden itu sendiri 😛 ya… maklum deh itu tempat luas bener soalnya 😛

Masih bisa liat banyak bunga cantik bermekaran di penghujung musim panas ini

Masih bisa liat banyak bunga cantik bermekaran di penghujung musim panas ini

Green, green everywhere~

Green, green everywhere~

 

Museum-museum di sekitar DjurgÄrden. Belum kesampean masuk. Keburu tutup (dan belum ada budgetnya juga. Hehehe)

Museum-museum di sekitar DjurgÄrden. Belum kesampean masuk. Keburu tutup (dan belum ada budgetnya juga. Hehehe)

Salah satu foto terfavorit! :)

Salah satu foto terfavorit! 🙂

Dan petualangan kami hari itu pun diakhiri dengan duduk-duduk di tepi laut menunggu matahari terbenam sambil makan kipang kacang (kaya tingting) dari Sumatera Barat. Lucunya, ternyata di negara asal temen-temenku (Kolombia, Siprus, dan Bangladesh) juga ada makanan serupa, loh! Hehehe… Terus pada doyan gitu, jadinya abis deh… 😛 hehehe… Setelah puas makan-makan, kami pun menuju Slussen dengan menaiki ferry… 🙂 Luar biasa, dalam 1 hari itu aku sudah berhasil menaiki 3 macam moda transportasi di Stockholm sekaligus! 😀 Nantikan petualangan kami berikutnya!

Menanti matahari terbenam

Menanti matahari terbenam

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s